Diskusi Penerapan Modul Climate Change Education Bersama Direktur STEM-ED dan Prof. Joseph Krajcik

Palembang, 10 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat implementasi pendidikan perubahan iklim (Climate Change Education) di kawasan Asia dan negara mitra, tim dari Indonesia, Malaysia, dan Kazakhstan mengikuti diskusi daring yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting pada Selasa, 10 Juni 2026, pukul 21.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program STEM Leadership yang melibatkan lima negara mitra dalam pengembangan pembelajaran STEM yang berorientasi pada isu-isu global, khususnya perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Diskusi dipimpin oleh Prof. Joseph S. Krajcik, Profesor Pendidikan Sains dari Michigan State University, Amerika Serikat, yang dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan pembelajaran berbasis fenomena (phenomenon-based learning) dan Project-Based Learning (PjBL) dalam pendidikan STEM.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Kessara Amornvuthivorn, Direktur SEAMEO STEM-ED, yang memberikan arahan mengenai pentingnya kolaborasi regional dalam meningkatkan kualitas pendidikan STEM untuk menjawab tantangan perubahan iklim di abad ke-21.

Selama diskusi, para peserta berbagi pengalaman terkait desain pembelajaran, pengembangan modul, serta strategi implementasi pendidikan perubahan iklim yang kontekstual sesuai dengan kondisi masing-masing negara. Berbagai pendekatan pembelajaran dibahas, termasuk integrasi praktik ilmiah, pemodelan sistem, pengembangan scientific explanation, dan penerapan pembelajaran berbasis proyek yang mendorong peserta didik untuk menghasilkan solusi terhadap permasalahan lingkungan di masyarakat.

Prof. Krajcik menekankan pentingnya pembelajaran yang berangkat dari fenomena nyata sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep sains, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuan tersebut untuk mengambil keputusan dan bertindak secara bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Sementara itu, Dr. Kessara Amornvuthivorn menyampaikan bahwa kerja sama antarnegara dalam program STEM Leadership menjadi langkah strategis untuk membangun generasi muda yang memiliki literasi iklim, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kepemimpinan dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.

Munaqosah Juni 2026: Penyelesaian Studi Angkatan 2022 Pendidikan Kimia Capai 68% dan Optimistis Raih Kelulusan Tepat Waktu

Palembang, 10 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Kimia melaksanakan ujian munaqosah pada tanggal 9–10 Juni 2026 sebagai bagian dari tahapan akhir penyelesaian studi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengukur capaian akademik sekaligus mendorong penyelesaian studi mahasiswa, khususnya Angkatan 2022.

Pelaksanaan munaqosah periode Juni 2026 memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan capaian penyelesaian studi Angkatan 2022. Hingga periode ini, sebanyak 68% mahasiswa Angkatan 2022 telah menyelesaikan studinya, menunjukkan perkembangan yang positif dalam upaya mewujudkan kelulusan tepat waktu sesuai target program studi.

Selain berkontribusi terhadap capaian Angkatan 2022, munaqosah periode ini juga mengantarkan sejumlah mahasiswa dari angkatan sebelumnya untuk menyelesaikan studi mereka. Hal tersebut mencerminkan komitmen Program Studi Pendidikan Kimia dalam memberikan pendampingan akademik secara berkelanjutan hingga mahasiswa dapat menuntaskan seluruh tahapan studinya.

Kegiatan munaqosah berlangsung dengan lancar dan tertib. Para peserta mempresentasikan hasil penelitian di hadapan tim penguji sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas karya ilmiah yang telah disusun selama masa studi. Melalui proses ini, mahasiswa memperoleh masukan dan evaluasi yang menjadi bagian penting dalam menjaga mutu akademik serta kualitas lulusan Program Studi Pendidikan Kimia.

Capaian penyelesaian studi yang telah mencapai 68% menjadi indikator positif bagi program studi dalam mendukung peningkatan angka kelulusan tepat waktu. Untuk mahasiswa yang masih berada pada tahap akhir penyelesaian studi, program studi terus melakukan pendampingan melalui bimbingan akademik, monitoring progres tugas akhir, serta koordinasi dengan dosen pembimbing agar proses penyelesaian studi dapat berjalan sesuai rencana.

Dengan progres yang telah dicapai hingga Juni 2026, Program Studi Pendidikan Kimia optimistis mahasiswa Angkatan 2022 dapat meraih target kelulusan tepat waktu dalam rentang masa studi 3,5–4 tahun.

Prodi Pendidikan Kimia Gelar Rapat Koordinasi Bersama Universitas Mitra untuk Persiapan Seminar Nasional 2026

Palembang – Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang menggelar rapat koordinasi bersama tujuh universitas mitra dalam rangka persiapan pelaksanaan Seminar Nasional 2026 yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang. Kegiatan koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan kimia dan kolaborasi akademik tingkat nasional.

Adapun universitas yang terlibat dalam kolaborasi tersebut yaitu Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Palangka Raya, Universitas Malikussaleh, UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Mulawarman, dan UIN Syahada Padangsidimpuan.

Rapat koordinasi dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh perwakilan dosen serta panitia dari masing-masing universitas. Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai aspek penting terkait persiapan seminar nasional, mulai dari pembentukan dan pembagian tugas kepanitiaan, penentuan keynote speaker dan invited speaker, hingga teknis pelaksanaan seminar secara hybrid.

Selain itu, forum juga menghasilkan beberapa kesepakatan strategis terkait sistem publikasi seminar, mekanisme pendaftaran peserta dan pemakalah, serta penguatan kolaborasi akademik antarprogram studi pendidikan kimia di Indonesia. Seminar nasional ini direncanakan menjadi wadah berbagi inovasi, penelitian, dan praktik pembelajaran kimia berbasis isu lingkungan, STEM, dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Ketua Program Studi Pendidikan Kimia FITK UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga sebagai bentuk penguatan jejaring antarperguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan kimia yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi tujuh universitas tersebut, diharapkan seminar nasional tahun 2026 dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan riset, pembelajaran inovatif, dan penguatan kompetensi dosen maupun mahasiswa di bidang pendidikan kimia.

Program Studi Pendidikan Kimia Gelar Seminar Hasil Daring sebagai Wujud Produktivitas Akademik di Era WFH

Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang melaksanakan Seminar Hasil pada Jumat, 22 Mei 2026 secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari proses akademik mahasiswa dalam mempresentasikan hasil penelitian sekaligus menjadi bukti bahwa sistem Work From Home (WFH) tetap dapat berjalan produktif dan mendukung keberlangsungan kegiatan akademik secara optimal.

Pada pelaksanaan seminar hasil tersebut, sebanyak empat mahasiswa mengikuti ujian seminar, yaitu Elyza Amalia, Revalina Oktavia, Nurhafijah Salsabila, dan Ddewi Utari. Seminar hasil ini bertujuan untuk menguji serta mengevaluasi perkembangan penelitian mahasiswa sebagai bentuk kesungguhan program studi dalam mendukung pengembangan keilmuan, peningkatan kualitas riset mahasiswa, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif melalui diskusi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan dosen penguji. Melalui seminar hasil ini, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan kemampuan akademik, penguasaan metodologi penelitian, serta kontribusi penelitian dalam bidang pendidikan kimia dan pengembangan pembelajaran kimia.

Program Studi Pendidikan Kimia Gelar Ujian Komprehensif Mahasiswa

Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang Kampus Jakabaring melaksanakan ujian komprehensif pada tanggal 20–21 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 12 mahasiswa dari berbagai angkatan sebagai salah satu tahapan akademik sebelum menyelesaikan studi.

Ujian komprehensif merupakan bentuk evaluasi akademik untuk mengukur penguasaan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh, baik pada aspek keilmuan, pedagogik, maupun keislaman. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengikuti tujuh bidang ujian, yaitu Baca Tulis Al-Qur’an (BTA), Metodologi Penelitian, Keislaman, Perencanaan Pembelajaran, Evaluasi Pembelajaran, Media Pembelajaran, serta Materi Kimia dan Sains.

Pelaksanaan ujian berlangsung di lingkungan Program Studi Pendidikan Kimia Kampus Jakabaring dengan melibatkan dosen penguji sesuai bidang keahlian masing-masing. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian secara bertahap selama dua hari dengan suasana yang tertib dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan akademik dan profesional sebagai calon pendidik kimia yang mampu mengintegrasikan penguasaan konsep sains, kemampuan pembelajaran, serta nilai-nilai keislaman dalam dunia pendidikan. Ujian komprehensif juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Pendidikan Kimia dalam menjaga mutu lulusan yang unggul, kompeten, dan berdaya saing.

Dosen Prodi Pendidikan Kimia Hadir Sebagai Stakeholder dan Alumni dalam Penyusunan Kurikulum Sarjana dan Magister Pendidikan Kimia Universitas Sriwijaya

Palembang – Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi melalui keterlibatan dosen sebagai stakeholder dan alumni pada kegiatan penyusunan kurikulum Program Sarjana dan Magister Pendidikan Kimia di Universitas Sriwijaya.

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga dosen Program Studi Pendidikan Kimia FITK UIN Raden Fatah Palembang, yaitu Pandu Jati Laksono, Ravensky Yurianty Pratiwi, dan Resti Tri Astuti. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan pendidikan abad ke-21, perkembangan ilmu kimia, serta tuntutan dunia kerja dan masyarakat.

Dalam forum tersebut, para peserta mendiskusikan berbagai aspek strategis kurikulum, mulai dari capaian pembelajaran lulusan, integrasi teknologi dan pembelajaran berbasis STEM, penguatan literasi sains, hingga relevansi kurikulum dengan isu keberlanjutan dan Sustainable Development Goals (SDGs). Keterlibatan stakeholder dan alumni dinilai penting untuk memastikan kurikulum yang disusun tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan lapangan dan perkembangan global.

Kolaborasi antarperguruan tinggi dalam pengembangan kurikulum merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan kimia di Indonesia. Menurutnya, kurikulum yang baik harus mampu membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan pendidikan dan lingkungan di masa depan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan jejaring akademik antara UIN Raden Fatah Palembang dan Universitas Sriwijaya dalam mendukung pengembangan pendidikan kimia yang berkualitas dan berdaya saing. Selain sebagai alumni, kehadiran dosen Pendidikan Kimia FITK UIN Raden Fatah Palembang menunjukkan pengakuan terhadap kompetensi akademik dan profesional dosen di tingkat regional.

Dosen Pendidikan Kimia FITK UIN Raden Fatah Palembang Raih Prestasi sebagai Praktisi Nasional Keselamatan Laboratorium

Palembang – Dosen Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang, Ravensky Yurianty Prativi, kembali menunjukkan kiprahnya sebagai akademisi sekaligus praktisi profesional di bidang laboratorium. Beliau dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Kepala Laboratorium dengan tema “Implementasi SOP Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium: Strategi Efektif Mengelola Risiko dan Keselamatan” yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Event Edukasi ID tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari guru, laboran, kepala laboratorium sekolah, hingga akademisi perguruan tinggi. Dalam pelatihan tersebut, Ravensky Yurianty Prativi membahas pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) K3 laboratorium sebagai upaya preventif dalam meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan menciptakan budaya keselamatan di lingkungan pendidikan maupun penelitian.

Sebagai Koordinator Laboratorium Kimia FITK UIN Raden Fatah Palembang, beliau dinilai memiliki pengalaman praktis dan kompetensi yang relevan dalam tata kelola laboratorium. Materi yang disampaikan meliputi identifikasi bahaya di laboratorium, pengelolaan bahan kimia, prosedur keadaan darurat, hingga strategi membangun kesadaran keselamatan kerja bagi tenaga pendidik dan peserta didik.

Ketua Program Studi Pendidikan Kimia FITK UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Keikutsertaan dosen dalam forum nasional sebagai praktisi dinilai menjadi bukti bahwa dosen Pendidikan Kimia tidak hanya aktif dalam pengajaran dan penelitian di kampus, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan dunia pendidikan secara luas.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran dosen Pendidikan Kimia FITK UIN Raden Fatah Palembang dalam mendukung pengembangan kompetensi profesional berbasis keselamatan laboratorium, yang saat ini menjadi salah satu aspek penting dalam pembelajaran sains dan pendidikan STEM abad ke-21.

Koordinasi Tim Indonesia dalam Implementasi STEM Leadership for Change

Tim Indonesia melaksanakan koordinasi dalam rangka implementasi program STEM Leadership for Change sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pendidikan STEM di Indonesia. Kegiatan ini melibatkan dosen dari berbagai bidang keilmuan untuk memperkuat sinergi pengembangan kepemimpinan pendidikan berbasis STEM.

Dalam kegiatan koordinasi tersebut, Program Studi Pendidikan Kimia diwakili oleh Pandu Jati Laksono, sementara Program Studi Pendidikan Fisika diwakili oleh Dr. Suhadi. Diskusi difokuskan pada strategi implementasi program, penguatan jejaring kolaborasi, pengembangan kapasitas pendidik, serta penyusunan langkah tindak lanjut yang berorientasi pada transformasi pendidikan.

Program STEM Leadership for Change menjadi salah satu upaya penting dalam mendorong pendidikan abad ke-21 yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah nyata di masyarakat. Melalui kolaborasi lintas disiplin, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan pembelajaran STEM yang inovatif dan berkelanjutan di Indonesia.

#uinradenfatah #pendidikankimiauinradenfatah #uinradenfatahpalembang

Dosen Prodi Pendidikan Kimia Ikuti Upacara Bendera Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026

Dosen Program Studi Pendidikan Kimia mengikuti Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang dilaksanakan pada 20 Mei 2026. Mengusung tema “Bangkit Bersama untuk Indonesia Maju”, kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan.

Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun optimisme bersama menuju Indonesia yang lebih kuat, mandiri, inklusif, dan berdaya saing global. Tahun 2026 menandai 118 Tahun Kebangkitan Nasional sebagai refleksi perjalanan panjang bangsa dalam memperjuangkan persatuan dan kemajuan.

Keikutsertaan dosen dalam kegiatan upacara ini mencerminkan komitmen akademisi dalam menjaga nilai nasionalisme serta memperkuat karakter kebangsaan di lingkungan pendidikan tinggi. Semangat kebangkitan juga relevan dengan dunia pendidikan, khususnya dalam mendorong inovasi pembelajaran, penguatan literasi, serta pengembangan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

#pendidikankimiauinradenfatah #uinradenfatah #uinradenfatahpalembang

Dosen Prodi Pendidikan Kimia Menjadi Pengibar Bendera Merah Putih dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026

Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2026 menjadi momen penuh makna bagi civitas akademika Program Studi Pendidikan Kimia. Pada kegiatan upacara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati 118 Tahun Kebangkitan Nasional, dosen Program Studi Pendidikan Kimia turut mendapatkan kehormatan sebagai pengibar Bendera Merah Putih.

Dr. Ratna Farwati, M.Pd., dipercaya menjadi bagian dari petugas pengibar bendera bersama Ahmad Berkah, M.Hum., dan Husin Rianda, M.H. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta komitmen sivitas akademika dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi.

Partisipasi dosen dalam upacara kenegaraan tidak hanya menunjukkan dedikasi terhadap institusi, tetapi juga mencerminkan peran pendidik sebagai teladan dalam menumbuhkan karakter cinta tanah air, integritas, dan semangat persatuan. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi refleksi penting untuk terus membangun pendidikan yang berorientasi pada kemajuan bangsa dan penguatan sumber daya manusia Indonesia.

#uinradenfatah #pendidkankimiauinradenfatah #uinradenfatahpalembang