
Program Studi Pendidikan Kimia melaksanakan Ujian Tahfidz Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan nilai keislaman dalam proses pembinaan akademik mahasiswa. Kegiatan ini diikuti oleh lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia dan menjadi salah satu bentuk komitmen prodi dalam menanamkan nilai spiritual yang seimbang dengan penguasaan sains.
Ujian tahfidz tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Februari 2026, bertempat di lingkungan Program Studi Pendidikan Kimia. Kegiatan ini diuji langsung oleh Ibu Ravensky Yurianty Pratiwi, M.Si., yang melakukan penilaian terhadap kelancaran hafalan, ketepatan bacaan, serta adab mahasiswa selama pelaksanaan ujian.
Pelaksanaan ujian tahfidz tidak hanya berorientasi pada capaian hafalan Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa calon pendidik kimia yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki kesadaran nilai-nilai keislaman dalam praktik akademik. Hal ini sejalan dengan penguatan etika akademik dan sikap profesional yang terus dikembangkan di Program Studi Pendidikan Kimia.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Pendidikan Kimia secara konsisten menjaga marwah keislaman dan sains sebagai dua pilar utama pengembangan keilmuan. Integrasi keduanya diwujudkan secara berkelanjutan dalam berbagai aktivitas akademik, sesuai dengan visi keilmuan program studi dalam mencetak lulusan yang unggul secara keilmuan, berkarakter islami, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

