
Palembang 9 Juli 2025 — Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Raden Fatah Palembang berpartisipasi dalam Diskusi Penyelesaian Modul Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diselenggarakan bersama SEAMEO SEAMOLEC, perwakilan Direktorat Jenderal Pendidikan Profesi Guru (Dirjen PPG), UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif dalam menyusun dan menyempurnakan modul PPG yang berorientasi pada penguatan pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Indonesia.
Diskusi berlangsung secara intensif dengan membahas penyempurnaan substansi modul, kesesuaian materi dengan kebutuhan calon guru, serta integrasi pendekatan STEM dalam proses pembelajaran. Para peserta juga bertukar pandangan dan pengalaman mengenai strategi pembelajaran yang inovatif agar modul yang dihasilkan mampu mendukung peningkatan kompetensi guru profesional sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Keikutsertaan dosen Program Studi Pendidikan Kimia dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen aktif dalam mendukung pengembangan pendidikan guru di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, dosen turut memberikan kontribusi dalam penyusunan bahan ajar yang berkualitas, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia pendidikan.
Selain menjadi wadah penyelesaian modul PPG, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antarlembaga dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis STEM. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan modul yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu membekali calon guru dengan kompetensi pedagogik, profesional, dan keterampilan abad ke-21 yang diperlukan untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna.
Program Studi Pendidikan Kimia UIN Raden Fatah Palembang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan profesi guru. Diharapkan hasil diskusi dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan modul PPG yang berkualitas serta mendukung implementasi pembelajaran STEM guna mencetak guru profesional yang siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

