Upgrading dan Sertijab HMPS “CEO” Pendidikan Kimia Masa Bakti 2020

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) “CEO” Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Raden Fatah Palembang pada hari Minggu, 3 Februari 2020 bertempat di ruangan Munaqosah Fakultas Syariah dan Hukum lantai III mengadakan kegiatan Upgrading dan Sertijab dengan tema “Meningkatkan Kinerja kepengurusan HMPS Pendidikan Kimia yang lebih Bermutu dan Berloyaritas”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ketrampilan berorganisasi bagi pengurus baru sekaligus serah terima jabatan kepengurusan yang baru dari ketua HMPS Pendidikan Kimia periode 2019 kepada ketua HMPS Pend.Kimia Periode 2020.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pembina HMPS Pendidikan Kimia, Gubernur Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan, Ketua HMPS Pend. Fisika, Pend.Agama Islam,  Pend.Anak Usia Dini, dan Perbankan Syariah, serta Mahasiswa Pend.Kimia.

Kegiatan Upgrading dan Sertijab diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Ibu Ravensky Yurianti Pratiwi, S.Pd., M.Si. selaku Pembina HMPS Pend Kimia atau yang sering disebut CEO (Chemistry Education Organization) dalam sambutannya beliau berpesan untuk seluruh anggota  HMPS Pendidikan Kimia lebih kompak dan bersatu lagi agar pendidikan kimia kedepannya semakin baik dari tahun sebelumnya,  sambutannya saligus membuka acara Upgrading dan Sertijab dengan tema “meningkatkan Kinerja kepengurusan HMPS Pendidikan Kimia yang lebih Bermutu dan Berloyaritas.

Setelah sambutan kegiatan dilanjutkan dengan serah terima jabatan  yang diberikan kepada Devi Nurviya Andysti selaku ketua HMPS Pend.Kimia periode 2019 kepada Pitriya Siswa Dewita selaku ketua HMPS Pend.Kimia Periode 2020.

Acara sertijab selesai, dilanjutkan dengan upgrading pengurus yang berisi pemaparan Materi Keorganisasian dan Program Kerja Kepengurusan HMPS Masa Bakti 2020. Pemateri pertama disampaikan oleh Devi Nurviya Andysti selaku ketua HMPS Pendidikan Kimia periode 2019 dan juga selaku anggota IKAHIMKI. Ia mengatakan bahwa Ceo atau HMPS pendidikan kimia ini sudah dikenalkan bukan hanya di daerah sumatera selatan saja melainkan sudah di kenalkan di Indonesia, yaitu dengan bergabungnya HMPS Pendidikan Kimia dalam IKHIMKI (ikatan mahasiswa kimia indonesia). Ia mengatakan bahawa dalam HMPS ini haruslah saling mengayomi agar dapat menjadikan HMPS Pendidikan Kimia ini menjadi lebih baik lagi.

Kemudian dilanjutkan pemateri kedua yang disampaikan oleh Rudianto Widodo. Ia mengatakan bahwa kita sebagai mahasiswa selain meningkatkan akademik kita juga harus mempertahankan 3 pilar mahasiswa yaitu agen of change, social control, dan iron stock. Kita mahasiswa hari ini adalah calon pemimpim dimasa depan. Oleh karena itu jika kita menjadi pemimpin hargailah anggota kita begitupun sebaliknya anggota haruslah juga menghargai pemimpin karena dengan begitu kita bisa menjalankan kepemimpinan kita dengan baik dan seseorang pemimpin haruslah beretika. (CEO)

Kuliah Iftitah dan Seminar Motivasi 2020 Prodi Pendidikan Kimia Bersama Zetrialdi Goeschie

17 Februari 2020 bertempat di Ruang Seminar lantai IV Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Kimia melaksanakan kuliah iftitah dan seminar motivasi dengan tema “Peluang Kerja Kewirausahaan di Era Milenial 4.0 Menuju Indonesia Maju: Jiwa Entrepeneur Telah Tanamkan Setiap Orang” dengan narasumber H. Zatrialdi Goechie.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan II, Ketua Prodi Pendidikan Kimia, Kabag dan Kasubag lingkungan FITK, Ketua Lab Keagamaan, Ketua Lab Microteaching, Ketua UPT Perpustakaan,  Ketua CCM (Crisis Center Mahasiswa), semua dosen, staf, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia.

Bapak Prof. Dr. H. Kasinyo Harto, M.Ag selaku dekan FITK dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada nasasumber dan fasilisator di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang. Beliau juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kedatangan tim narasumber, merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan dalam rangka sharing pengalaman terkait peluang-peluang bisnis kedepannya.

Selanjutnya beliau berpesan kepada mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini dengan aktif. Tema yang dipilih sangat bermanfaat kedepannya bagi mahasiswa tentang bagaimana mahasiswa sudah memiliki visi untuk menangkap peluang.

Kuliah Iftitah dan Seminar Motivasi ini di moderatori oleh Ibu Ravensky Yurianty Pratiwi, S.Pd., M.Si.

Sebelum memulai materi Bapak H. Zatrialdi Goechie memutarkan CV terlebih dahulu, CV yang sungguh inspiratif yang membuat para peserta takjub dan termotivasi.

Beliau menyampaikan bahwa jiwa entrepeneur telah Allah tanamkan pada setiap orang sejak lahir. Ada beberapa prinsip untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses antara lain: (1) Asah, yakni mengasah diri dalam memberikan penilaian, mengasah mentar untuk menerima kegagalan. (2) Asih, yakni mencintai dunia beserta isinya setelah cintau pada sang pencipta. (3) Asuh, yakni menolong urusan orang lain maka Allah akan mengurus urusanmu.

Setelah pemaparan materi sesi berikutnya yaitu sesi tanya jawab yang begitu interaktif. Berikut beberapa pertanyaan yang terangkum.

Muhamad Khairul Kalam mahasiswa semeseter IV mengajukan pertanyaan  “Himpunan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia atau yang lebih dikenal dengan chemistry education organization memiliki salah satu devisi yaitu devisi entrepeneur, bagaimana cara menyakinkan teman-teman devisi entrepeneur untuk terus bergerak maju?”

Bapak narasumber memberi jawaban dengan memotivasi mahasiswa untuk memiliki cita-cita, kemudian merealisasikannya secara bertahap.

Ibu Hidayati, Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, mengajukan pertanyaan “bagaimana perjalanan bisnis bapak yang memiliki background Sekolah Menengah Kejurusan jurusan Bangunan dapat membangun bisnis dibidang farmasi?”

Bapak narasumber mendeskripsikan kunci sukses bisnisnya yaitu mengajak kerjasama ahli dibidangnya.

Tri Jayanti, mahasiswa semester VIII mengajukan pertanyaan, “bagaiamana bapak mengatur bisnis ekstrak buah manggis, karena seperti yang diketahui bersama bahwa buah manggis merupakan buah musiman?”

Bapak narasumber menjelaskan bahwa di perusahaannya ekstrak buah manggis diproduksi setiap hari, sehingga beliau membutuhkan 4 ton kulit manggis setiap hari. Untuk itu beliau memiliki supplier dari berbagai kota untuk dijual ke perusahannya. Beliau juga mengajarkan kepada masyarakat bagaimana cara membuat ektsrak buah manggis.

Diskusi berlanjut sangat interaktif, kesimpulan yang didapatkan dari diskusi tersebut antara lain bekerjalah tanpa menyerah, jangan mengorbang integritas, terus melatih dan mengasah kemampuan diri (EJ).

 

 

 

Pelaksanaan CAV (Continuing Assessment Visit) ISO 9001:2015 Prodi Pendidikan Kimia

Rabu, 29 Januari 2020 Tim Audit CAV ISO 9001: 2015 melaksanakan audit pada Program Studi Pendidikan Kimia UIN Raden Fatah Palembang. Wira Prasetya selaku auditor BSI (British Standards Institution) yang melakukan Audit di Program Studi Pendidikan Kimia menyampaikan bahwa pelaksanaan CAV (Continuing Assessment Visit) di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Ilmu hanya dilakukan pada enam Program Studi.

Secara umum audit yang dilaksakanan mengenai sistem penjaminan mutu, auditor juga meminta beberapa data pendukung dan mengklarifikasi temuan yang dulu.

Auditor mengecek Rencana Strategis, Rencana Operasional Program Studi Pendidikan Kimia. Beliau memberikan saran terkait langkah-langkah secara tertulis untuk mencapai indikator pencapai program seperti langkah agar TOEFL yang didapatkan mahasiswa sesuai dengan yang persyaratan.

Auditor juga mengecek kesesuaian antara silabus, RPS, Absen Dosen, Nilai, Soal UTS, Soal UAS dengan sampel Etrie Jayanti, M.Pd sebagai dosen pengampuh mata kuliah Kimia Dasar Lanjut, Moh Ismail Sholeh, M.Pd dengan mata kuliah Kimia Koordinasi dan Pandu Jati Laksono, M.Pd dengan mata kuliah Kimia Anorganik.

Setelah selesai melaksanakan audit, Auditor menyampaikan highligth dan memberikan beberapa masukan antara lain terkait dengan pergantian pengurusan sebaiknya dipersiapkan proses alih yang baik. Kemudian mengenai kuisioner mahasiswa terkait kinerja dosen untuk dapat didistribusikan ke masing-masing dosen. Selanjutnya terkait temuan minor yaitu konsistensi pengecekan dan validasi soal UTS dan UAS. Untuk temuan terdahulu tidak ditemukan lagi pada audit kali ini. (EJ)

Rapat Awal Semester Genap 2019/2020 Prodi Pendidikan Kimia

Kamis, 23 Januari 2020, Program Studi Pendidikan Kimia melaksanakan rapat awal akademik Program Studi semester genap Tahun Akademik 2019/2010. Kegiatan ini dihadari ketua dan sekretaris Program Studi pendidikan kimia beserta semua dosen yang mengajar di Program Studi Pendidikan Kimia.

Bapak Muhammad Isnaini, M.Pd selaku ketua Program Studi mengatakan ada dua fokus kegiatan hari ini yaitu terkait pembagian mata kuliah dan sosialisasi perangkat pembelajaran berbasis KKNI Prodi Pendidikan Kimia. Mata kuliah semester genap tahun akademik 2019/2020 ini antara lain: administrasi dan surpervisi pendidikan, ilmu pendidikan islam, kimia dasar lanjut, ikatan kimia, pengelolaan laboratorium kimia, kimia organik, kimia lingkungan, kewarnagaraan, kimia instrumen, kimia koordinasi, teori belajar dan pembelajaran, pengantar kurikulum, termodinamika, perencanaan pembelajaran kimia, kimia farmasi, kimia sekolah, evaluasi pembelajaran kimia, metode penelitian pendidikan kimia, pengembangan media pembelajaran, model pembelajaran kimia, penelitian tindakan kelas,  KKL.  Mata kuliah TIM antara lain: seminar proposal, KKN, Skripsi. Bapak Muhammad Isnaini juga memotivasi semua dosen untuk memiliki integritas tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selanjutnya Ibu Resti Tri Astuti menyampaikan terkait jadwal mengajar.

Pembahasan mengenai perangkat pembelajaran berbasis KKNI dijelaskan oleh Bapak Moh. Ismail Sholeh selaku ketua Gugus Pengendalian Mutu Prodi (GPMP). Bapak Moh. Ismail Sholeh terlebih dulu memaparkan terkait kalender akademik, kemudian beliau menjelaskan mengenai capaian pembelajaran (learning outcome). Ada empat ranah capaian pembelajaran yaitu sikap, keterampilan umum, keterampilan khusus, dan pengetahuan. Selanjutnya beliau menjelaskan format dan semua komponen yang ada pada RPS Program Studi Pendidikan Kimia. Beliau juga menjelaskan mengenai e-learning, monitoring soal UTS dan UAS.

Diharapkan dengan adanya rapat awal semester genap 2019/2020 ini semua dosen dapat mempersiapkan perkuliahan yang akan diampuh dengan maksimal. (EJ)

 

Kuliah Kerja Lapangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Angkatan 2017 di Jakarta, Bandung, Semarang dan Yogyakarta

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia angkatan 2017 melaksanakan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) pada tangal 15-21 Desember 2019 yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta.

Tujuan pertama dari rangkaian kuliah kerja lapangan ini adalah pelatihan pembuatan e-book SEAMOLEC. SEAMOLEC adalah sebuah institusi yang bernaung dibawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se Asia Tenggara yang bertanggung jawab untuk mengembangkan Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh di Asia Tenggara.

Semua mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Kimia tertib dan antusias dalam mengikuti setiap petunjuk yang diberikan oleh Trainer.Hasil dari pelatihan ini berupa e-book yang dipresentasikan di akhir kegiatan.

Setelah dari Jakarta, semua peserta KKL bertolak ke Bandung. Tujuan kunjungan pertama di Bandung yaitu Pudak-Scientific. Pudak Scientific merupakan produsen alat peraga pendidikan dan peralatan laboratorium. Di Pudak Scientific ini mahasiswa mendapatkan materi mengenai alat peraga pendidikan kimia untuk SMA, setelah itu mahasiswa diajak untuk melihat Pabrik Pudak dan terakhir mahasiswa melakukan praktikum terkait materi kesetimbangan kimia.

Setelah seharian penuh melakukan kegiatan di Pudak Scientific, keesokan harinya semua perserta KKL berkesempatan untuk melaksanakan kunjungan wisata di Bandung yaitu di Dusun Bambu dan Tangkupan Perahu. Tujuan dari kunjungan wisata untuk me-refresh pikiran dan membuat ilmu yang baru diterima menjadi lebih tercerna dengan baik.

Setelah selesai melakukan kunjungan di Bandung, semua peserta KKL melanjutkan perjalanan menuju Semarang. Di Semarang semua perserta KKL mengunjungi Universitas Negeri Semarang. Di Universitas Negeri Semarang mahasiswa mendapatkan kuliah umum tentang “Implementasi Konservasi dan Lingkungan dalam Perkuliahan” oleh Ibu Sri Kadarwati, Ph.D.  Selain itu Di Universitas Negeri Semarang dilakukan juga kegiatan pendantangan MOU, Sharing Kurikulum Program Studi dan Sharing Pengelolaan Jurnal Program Studi.

Setelah melakukan kunjungan di Universitas Negeri Semarang, rombongan peserta KKL melanjutkan perjalanan ke UIN Walisongo Semarang. Di UIN Walisongo Semarang juga dilakukan penandatangan MOA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang dengan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang. Dikesempatan ini pula dilakukan diskusi terkait kurikulum masing-masing Program Studi, Roadmap penelitian dan pengabdian dosen serta dilakukan juga diskusi terkait sembilan kriteria akreditasi. Dalam kesempatan ini juga Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Raden Fatah atau yang lebih dikenal Chemistry Education Organization melakukan sharing terkait program kerja dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Walisongo Semarang.

Setelah melakukan kunjungan di Universitas Negeri Semarang dan UIN Walisongo Semarang, semua peserta KKL melajutkan perjalanan menuju Yogyakarta. Tujuan pertama di Yogyakarta yaitu mengunjugi UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan di UIN Sunan Kalijaga dibuka langsung oleh Bpk. Karmonto S.Si., M.Sc, dalam sambutanya beliau menyempatkan bermain games mekanika kuantum bersama mahasiswa. Semua mahasiswa terlihat antuisas dalam melakukan games tersebut. Setelah pembukaan, mahasiswa diarahkan untuk melihat laboratorium di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sedangkan TIM Dosen Program Studi Pendidikan Kimia diarahkan menuju ruang rapat untuk melakukan sharing mengenai kurikulum, pengelolaan jurnal, diskusi terkait perjanjian kerja sama yang isinya antara lain pertukaran mahasiswa belajar dengan penyesuaian SKS, pertukaran mengajar dosen dan kuliah tamu, serta kolaborasi riset.

Setelah berkunjung ke UIN Sunan Kalijag Yogyakarta, rombongan KKL berkesempatan melakukan wisata ke Candi Prambanan dan Pantai Parangkusumo.

Semoga melalui kegiatan KKL ini dapat membawa khazanah pengembangan keilmuan dan wawasan bagi semua elemen yang terlibat dalam pelaksanaan KLL (EJ).

 

 

Coaching Clinic Magang III: Pembelajaran Berbasis Riset

Jum’at, 11 November 2019 bertempat di ruang micro teaching II, Program Studi Pendidikan Kimia melakukan kegiatan Coaching Clinic Magang III: Pembelajaran Berbasis Riset yang diperuntukan bagi mahasiswa angkatan 2016.

Coaching Clinic ini dihadiri oleh Bapak Muhammad Isnaini, M.Pd selaku ketua Program Studi Pendidikan Kimia. Ibu DrFebriyanti,S.Ag.,M.Pd.I selaku ketua Kepala Laboratorium Micro Teaching. Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Bapak Moh. Ismail Sholeh, M.Pd, Ibu Etrie Jayanti, M.Pd, dan Ibu Ravensky Yurianty Pratiwi, S.Pd., M.Si.

Bapak Muhammad Isnaini, M.Pd membuka kegiatan coaching clinic ini dengan memberikan sambutan dan pengarahan. Beliau menyampaikan bahwa magang Kependidikan hakikatnya merupakan matakuliah yang memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada mahasiswa kependidikan mengenai kegiatan pembelajaran nyata di kelas, sehingga menguasai berbagai kompetensi dalam melaksanakan tugas sesuai bidang keahliannya. Kegiatan pembelajaran tersebut meliputi observasi budaya sekolah/madrasah dan kegiatan pembelajaran, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian dalam pembelajaran. Selain itu pada magang III ini mahasiswa diharapkan dapat memulai riset atau mencari permasalahan awal sebagai bahan untuk membuat karya ilmiah dalam bentuk skirpsi.

Selanjutnya Bapak Moh Ismail Sholeh, M.Pd memberikan penjelasan secara umum mengenai  penilaian program magang iii : pembelajaran berbasis riset (PBR). Ibu Etrie Jayanti, M.Pd memberikan pengarahan mengenai instrumen penilaian RPP dan Ibu Ravensky memberikan pengarahan terkait instrumen penilaian pelaksanaan magang. Ibu DrFebriyanti,S.Ag.,M.Pd.I memberikan pengarahan mengenai pelaksaan teknis dalam melaksanakan magang III.

Semua rangkaian coaching clinic ini berlanjar lancar, semua mahasiswa terlihat tertib dan antusias mengikuti segala rangkaiannya (Ej).

Nikmat Allah Datang Secara Bersamaan (Akreditasi Program Studi “B”, Akreditasi Jurnal Orbital Pendidikan Kimia “SINTA 4”, dan Prestasi Gemilang Mahasiswa)

Rabu, 16 Oktober 2019, Alhamdulilah Program Studi Pendidikan Kimia mendapatkan nilai akreditasi B setelah melewati tahapan banding Akreditasi. Berita ini mengembirakan bagi semua civitas akademika UIN Raden Fatah Palembang, khususnya bagi civitas akademika Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas UIN Raden Fatah Palembang.

Muhammad Isniani, M.Pd selaku Ketuga Program Studi Pendidikan Kimia merasakan haru, siru, dan penuh perjuangan terhadap hasil banding akreditasi ini. Selain berita bahagia mengenai akreditasi Program Studi Pendidikan Kimia, Nikmat lain juga datang kepada Program Studi Pendidikan kimia secara bersamaan yaitu jurnal orbital: Jurnal Pendidikan Kimia terakreditasi sinta 4. Selain itu, prestasi membanggakan juga datang dari Mahasiswa. Nina Nuraini berhasil menyabet gelar juara Gadis FITK 2019.

Ucapan terima kasih yang pertama beliau sampaikan kepada BAN-PT yang telah mempersilahkan dan mengabulkan permohonan banding Program Studi Pendidikan Kimia. Beliau menyampaikan bahwa jalan inilah yang harus ditempuh Program Studi Pendidikan Kimia sebagai ikhtiar untuk masa depan mahasiswa. Selanjutnya beliau menyampaikan terima kasih kepada tim asesmen surveilen yang telah hadir pada tanggal 11-13 September lalu yaitu Dr. Drs. Iwan Mulyawan, Grad. Dipl, MBA (Majelis Akreditasi BAN-PT/Polban), Prof. Dr. Bambang Rusdiarso, DEA (Universitas Gajah Mada), Prof. Dr. Suyatno, M.Si (Universitas Negeri Surabaya), Fajar Hidayat (BAN-PT). Beliau juga tak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas support segala pimpinan Universitas dan Fakutlas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang dan juga terima kasih kepada semua dosen, staf, dan mahasiswa program studi pendidikan kimia atas kerja sama yang luar biasa.

Beliau juga mengharapkan kepada mahasiswa untuk bersyukur kepada Alloh SWT dengan berubahnya status akreditasi dari Peringkat C selama 3 bulan ke Peringkat B melalui jalan banding akreditasi, semoga kedepannya mahasiswa lebih kreatif dan berprestasi lagi.

Resti Tri Astuti, M.Pd selaku sekretaris Program Studi Pendidikan Kimia menyampaikan bahwa beliau sangat senang dengan hasil banding akreditasi ini. Beliau juga mengucapkan terima asih atas segala support civitas akademika UIN Raden Fatah Palembang. Diharapakan dengan hasil ini, calon mahasiswa baru tidak ragu untuk memilih Program Studi Pendidikan Kimia.

Moh. Ismail Sholeh, M.Pd selaku ketua Gugus Pengendalian Mutu Prodi (GPMP) menyampaikan ucapan syukur terhadap hasil Program Studi Pendidikan Kimia. Ini semua dapat terwujud karena kerjasama dari semua pihak baik semua pimpinan Universitas, ketua prodi, dosen, staf dan mahasiswa . Harapannya semoga kualitas akademik di prodi pendidikan kimia semakin baik kedepannya dan target pencapaian prodi berdasarkan milestone bisa tercapai. Berikut dokumentasi kegiatan akreditasi program studi, prestasi yang diraih Nina Nurani, dan Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia.

Mahasiswi Program Studi Pendidikan Kimia Memenangkan Ajang Bujang Gadis FITK 2019

Nina Nuraini, mahasiswi Program Studi Pendidikan memenangkan ajang Bujang Gadis FITK 2019. Bujang Gadis FITK yang dibina oleh Dr. Amilda, M.A sudah memiliki Angkatan ke III. Salah satu tujuan dari Bujang Gadis FITK adalah sebagai wadah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa/i FITK.

Perserta awal dari kompetisi ini berjumlah kurang lebih 85 mahasiswa yang berasal dari berbagai Program Studi di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Semua peserta melakukan seleksi administrasi pada tanggal 23 september 2019, kemudian melakukan tes tertulis sebanyak 100 soal terkait pengetahuan bidang pendidikan, keorganisasian dan Bujang Gadis FITK itu sendiri. Selanjutnya semua finalis melakukan walk in inteview pada tanggal 25 September 2019 dan deep in interview pada tanggal 26 september 2019. Pengumuman tahap ini dilakukan pada tanggal 27 September 2019 dan terpilih 24 finalis untuk lanjut pada tahap berikutnya.

Setelah terpilih sebanyak 24 finalis, selanjutnya finalis mengikuti kegiatan-kegiatan yang telah diagendakan oleh panitia, diantaranya: (1) Photo shoot yang dilakasanakan di Id Prodaction pada tanggal 29 September 2019, photo shoot ini bertujuan untuk menentukan finalis dengan kategori photogenic. (2) Talent Show yang dilaksanakan pada tanggal 30 September 2019, kegiatan ini dilaksanakan guna untuk mencari gadis/bujang dengan kategori gadis/bujang berbakat FITK 2019. Dalam talent show ini gadis Nina menampilkan musikalisasi puisi tentang suara raktyat.

Kemudian 24 finalis memasuki masa karantina yang dimulai pada tanggal 01 Oktober 2019 sampai dengan 03 Oktober 2019. Pada masa karantina semua finalis diajarkan beberapa keterampilan diantaranya: cara berjalan, table manner, cara penyampaian opini, serta diajarkan mengenai kedisiplinan dan berlatih agar mempunyai keberanian berbicara di depan umum.

Selain itu, ada pula kegiatan video shoot pada tanggal 05-Oktober 2019, dalam video shoot ini para finalis menyampaikan pendapat mereka mengenai pendidikan di Indonesia. Dalam videonya gadis Nina menyampaikan bahwa pendidikan berasal dari bahasa arab Tarbiyah, arti pendidikan ialah segala usaha dalam mengurus, mengatur dan memperbaiki segala sesuatu atau potensi yang sudah ada dari lahir agar tumbuh dan berkembang.

Grand Final Bujang Gadis FITK dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2019 di Fave Hotel Palembang. Adapun juri pada grand final ini yaitu, Ibu Dr. Amilda, MA (Pembina Bujang Gadis FITK), Choiruniswa, M.Ag (Wakil Dekan III FITK), Varel Amartya Elbaroma (Duta Genre 2018), Juri (Erik Patria, Bujang FITK 2017 dan Wakil II Bujang Gadis Palembang 2018).

Kegiatan di mulai dengan opening number (perkenalan), selanjutnya penyampaian opini dari 24 Finalis. Gadis Nina mendapatkan pertanyaan “Jika anda terpilih menjadi gadis FITK 2018, kontribusi apa yang akan diberikan ?”

Jika saya terpilih menjadi gadis FITK 2019 maka saya  akan berkontribusi penuh, berperan aktif, bekerja nyata terhadap program kerja yang telah dibuat dan tentunya saya akan merperkenalkan dan mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki oleh mahasiswa khususnya potensi-potensi mahasiswa FITK baik itu akademik maupun non akademik, –Ujar Nina

Pada saat pengumuman pemenang terpilihlah Nina Nuraini mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia dengan nomor urut 04 sebagai Gadis FITK 2019. Sedangkan Bujang FITK 2019 dimenangkan oleh Ahmad Fajri dengan nomor urut 23 perwakilan dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Hadiah pemenang Bujang Gadis FITK 2019 diberikan langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. Kasinyo Harto, M.Ag.

Muhammad Isnaini, M.Pd selaku ketua Program Studi Pendidikan Kimia yang dari awal memberikan dukungan penuh terhadap Gadis Nina turut berbangga dan memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai, semoga prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa/i Program Studi Pendidikan Kimia yang lain agar semakin bersemangat mengukir prestasi, (EJ).