17 Februari 2020 bertempat di Ruang Seminar lantai IV Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Kimia melaksanakan kuliah iftitah dan seminar motivasi dengan tema “Peluang Kerja Kewirausahaan di Era Milenial 4.0 Menuju Indonesia Maju: Jiwa Entrepeneur Telah Tanamkan Setiap Orang” dengan narasumber H. Zatrialdi Goechie.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan II, Ketua Prodi Pendidikan Kimia, Kabag dan Kasubag lingkungan FITK, Ketua Lab Keagamaan, Ketua Lab Microteaching, Ketua UPT Perpustakaan, Ketua CCM (Crisis Center Mahasiswa), semua dosen, staf, mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia.
Bapak Prof. Dr. H. Kasinyo Harto, M.Ag selaku dekan FITK dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada nasasumber dan fasilisator di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang. Beliau juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kedatangan tim narasumber, merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan dalam rangka sharing pengalaman terkait peluang-peluang bisnis kedepannya.
Selanjutnya beliau berpesan kepada mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini dengan aktif. Tema yang dipilih sangat bermanfaat kedepannya bagi mahasiswa tentang bagaimana mahasiswa sudah memiliki visi untuk menangkap peluang.
Kuliah Iftitah dan Seminar Motivasi ini di moderatori oleh Ibu Ravensky Yurianty Pratiwi, S.Pd., M.Si.
Sebelum memulai materi Bapak H. Zatrialdi Goechie memutarkan CV terlebih dahulu, CV yang sungguh inspiratif yang membuat para peserta takjub dan termotivasi.
Beliau menyampaikan bahwa jiwa entrepeneur telah Allah tanamkan pada setiap orang sejak lahir. Ada beberapa prinsip untuk menjadi seorang entrepreneur yang sukses antara lain: (1) Asah, yakni mengasah diri dalam memberikan penilaian, mengasah mentar untuk menerima kegagalan. (2) Asih, yakni mencintai dunia beserta isinya setelah cintau pada sang pencipta. (3) Asuh, yakni menolong urusan orang lain maka Allah akan mengurus urusanmu.
Setelah pemaparan materi sesi berikutnya yaitu sesi tanya jawab yang begitu interaktif. Berikut beberapa pertanyaan yang terangkum.
Muhamad Khairul Kalam mahasiswa semeseter IV mengajukan pertanyaan “Himpunan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia atau yang lebih dikenal dengan chemistry education organization memiliki salah satu devisi yaitu devisi entrepeneur, bagaimana cara menyakinkan teman-teman devisi entrepeneur untuk terus bergerak maju?”
Bapak narasumber memberi jawaban dengan memotivasi mahasiswa untuk memiliki cita-cita, kemudian merealisasikannya secara bertahap.
Ibu Hidayati, Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, mengajukan pertanyaan “bagaimana perjalanan bisnis bapak yang memiliki background Sekolah Menengah Kejurusan jurusan Bangunan dapat membangun bisnis dibidang farmasi?”
Bapak narasumber mendeskripsikan kunci sukses bisnisnya yaitu mengajak kerjasama ahli dibidangnya.
Tri Jayanti, mahasiswa semester VIII mengajukan pertanyaan, “bagaiamana bapak mengatur bisnis ekstrak buah manggis, karena seperti yang diketahui bersama bahwa buah manggis merupakan buah musiman?”
Bapak narasumber menjelaskan bahwa di perusahaannya ekstrak buah manggis diproduksi setiap hari, sehingga beliau membutuhkan 4 ton kulit manggis setiap hari. Untuk itu beliau memiliki supplier dari berbagai kota untuk dijual ke perusahannya. Beliau juga mengajarkan kepada masyarakat bagaimana cara membuat ektsrak buah manggis.
Diskusi berlanjut sangat interaktif, kesimpulan yang didapatkan dari diskusi tersebut antara lain bekerjalah tanpa menyerah, jangan mengorbang integritas, terus melatih dan mengasah kemampuan diri (EJ).