LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT NASIONAL 2021 HMPS PENDIDIKAN KIMIA

Himpunan mahasiswa program studi pendidikan kimia fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan UIN Raden Fatah Palembang menggelar lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional dengan tema “Sains, Teknologi, Pendidikan Pada Revolusi Industry 4.0 dan Socity 5.0” pada 20 November 2021 di Kampus B UIN Raden Fatah Palembang.

Lomba Karya Tulis Ilmiah ini diadakan secara offline dan online melalui aplikasi zoom meeting dan dibuka langsung oleh kaprodi pendidikan kimia Dr. Indah Wigati, M. Pd. I. Acara ini dihadiri oleh Dosen dan Staff  pendidikan kimia, Finalis LKTI dan Peserta LKTI. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan LKTI oleh 12 Finalis yang dipandu oleh Moderator Fatimah Azzahra. Pemaparan LKTI ini dihadirkan 4 Juri yaitu Dr. Indah Wigati, M. Pd. I, Resti Tri Astuti, M. Pd, Pandu Jati Laksono, M. Pd, Moh. Ismail Sholeh, M. Pd. Masing-masing finalis mempresentasikan artikel yang telah dibuat selama maksimal 15 menit kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan dari dewan juri.

Setelah proses penilaian dilanjutkan dengan pengumuman pemenanang LKTI Tingkat Nasional yaitu:

Juara I : Hafizatul Ilma

Juara II : Nopri linanti

Juara III : Rima Putri Wulan Suci

Selamat kepada para juara lomba LKTI 2021 HMPS Prodi Pendidikan Kimia, Semoga acara ini dapat menumbuhkembangkan karya tulis mahasiswa dalam bentuk penuangan gagasan atau ide kreatif yang bersifat orisinil, visioner dan implementatif untuk mencari solusi terhadap permasalahan di masyarakat. (HMPS)

Mahasiswi Program Studi Pendidikan Kimia Memenangkan Ajang Bujang Gadis FITK 2019

Nina Nuraini, mahasiswi Program Studi Pendidikan memenangkan ajang Bujang Gadis FITK 2019. Bujang Gadis FITK yang dibina oleh Dr. Amilda, M.A sudah memiliki Angkatan ke III. Salah satu tujuan dari Bujang Gadis FITK adalah sebagai wadah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa/i FITK.

Perserta awal dari kompetisi ini berjumlah kurang lebih 85 mahasiswa yang berasal dari berbagai Program Studi di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Semua peserta melakukan seleksi administrasi pada tanggal 23 september 2019, kemudian melakukan tes tertulis sebanyak 100 soal terkait pengetahuan bidang pendidikan, keorganisasian dan Bujang Gadis FITK itu sendiri. Selanjutnya semua finalis melakukan walk in inteview pada tanggal 25 September 2019 dan deep in interview pada tanggal 26 september 2019. Pengumuman tahap ini dilakukan pada tanggal 27 September 2019 dan terpilih 24 finalis untuk lanjut pada tahap berikutnya.

Setelah terpilih sebanyak 24 finalis, selanjutnya finalis mengikuti kegiatan-kegiatan yang telah diagendakan oleh panitia, diantaranya: (1) Photo shoot yang dilakasanakan di Id Prodaction pada tanggal 29 September 2019, photo shoot ini bertujuan untuk menentukan finalis dengan kategori photogenic. (2) Talent Show yang dilaksanakan pada tanggal 30 September 2019, kegiatan ini dilaksanakan guna untuk mencari gadis/bujang dengan kategori gadis/bujang berbakat FITK 2019. Dalam talent show ini gadis Nina menampilkan musikalisasi puisi tentang suara raktyat.

Kemudian 24 finalis memasuki masa karantina yang dimulai pada tanggal 01 Oktober 2019 sampai dengan 03 Oktober 2019. Pada masa karantina semua finalis diajarkan beberapa keterampilan diantaranya: cara berjalan, table manner, cara penyampaian opini, serta diajarkan mengenai kedisiplinan dan berlatih agar mempunyai keberanian berbicara di depan umum.

Selain itu, ada pula kegiatan video shoot pada tanggal 05-Oktober 2019, dalam video shoot ini para finalis menyampaikan pendapat mereka mengenai pendidikan di Indonesia. Dalam videonya gadis Nina menyampaikan bahwa pendidikan berasal dari bahasa arab Tarbiyah, arti pendidikan ialah segala usaha dalam mengurus, mengatur dan memperbaiki segala sesuatu atau potensi yang sudah ada dari lahir agar tumbuh dan berkembang.

Grand Final Bujang Gadis FITK dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2019 di Fave Hotel Palembang. Adapun juri pada grand final ini yaitu, Ibu Dr. Amilda, MA (Pembina Bujang Gadis FITK), Choiruniswa, M.Ag (Wakil Dekan III FITK), Varel Amartya Elbaroma (Duta Genre 2018), Juri (Erik Patria, Bujang FITK 2017 dan Wakil II Bujang Gadis Palembang 2018).

Kegiatan di mulai dengan opening number (perkenalan), selanjutnya penyampaian opini dari 24 Finalis. Gadis Nina mendapatkan pertanyaan “Jika anda terpilih menjadi gadis FITK 2018, kontribusi apa yang akan diberikan ?”

Jika saya terpilih menjadi gadis FITK 2019 maka saya  akan berkontribusi penuh, berperan aktif, bekerja nyata terhadap program kerja yang telah dibuat dan tentunya saya akan merperkenalkan dan mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki oleh mahasiswa khususnya potensi-potensi mahasiswa FITK baik itu akademik maupun non akademik, –Ujar Nina

Pada saat pengumuman pemenang terpilihlah Nina Nuraini mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia dengan nomor urut 04 sebagai Gadis FITK 2019. Sedangkan Bujang FITK 2019 dimenangkan oleh Ahmad Fajri dengan nomor urut 23 perwakilan dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Hadiah pemenang Bujang Gadis FITK 2019 diberikan langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. Kasinyo Harto, M.Ag.

Muhammad Isnaini, M.Pd selaku ketua Program Studi Pendidikan Kimia yang dari awal memberikan dukungan penuh terhadap Gadis Nina turut berbangga dan memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai, semoga prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa/i Program Studi Pendidikan Kimia yang lain agar semakin bersemangat mengukir prestasi, (EJ).