Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, menyelenggaran Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mengusung tema Nature Of Science (Nos): Pembuatan Sabun Cuci Ramah Lingkungan Bagi Siswa Sekolah di SMA Negeri 1 Pemulutan. Sekolah ini berlokasi di Jl. Raya Pemulutan, RT. 04, Pemulutan Ulu, Pelabuhan Dalam, Kec. Pemulutan, Kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kegiatan diselenggarakan pada tanggal 2 Maret 2023 yang diikuti 30 siswa/I SMA Negeri 1 Pemulutan.
Pengabdian ini dilakukan oleh seluruh dosen prodi Pendidikan Kimia UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini dihadiri juga oleh kepala sekolah SMA Negeri 1 Pemulutan Nadra, S.Pd.,M.Si. didampingi oleh Wakil Kurikulum, Kesiswaan, Kepala TU dan Wakil Sarana dan Prasarana.
Narasumber pertama yaitu Dr. Indah Wigati, M.Pd., menyampaikan materi mengenai limbah rumah tangga yang ada dilingkungan. Beliau mengatakan bahwa sampah Rumah tangga biasanya dihasilkan dari aktivitas rumah tangga seperti memasak dan mencuci, adapun wujud dari sampah rumah tangga bisa berupa sisa makanan, bungkus makanan, kantong plastik, kertas, botol bekas, air yang berasal dari kegiatan mencuci, dan masih banyak lagi jenis sampah rumah tangga.
Narasumber selanjutnya yaitu Moh. Ismail Sholeh, M.Pd yang menyampaikan materi mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat. Beliau menyebutkan apa saja hasil pengolahan limbah yang dapat dimanfaatkan bagi kehidupan manusia.
Narasumber selanjutnya yaitu Siti Marfu’ah, M.Pd. yang menyampaikan materi mengenai prinsip Nature Of Science (NOS) pada sabun cuci ramah lingkungan. Pemahaman akan NOS di Sekolah merupakan hal yang sangat penting untuk dikembangkan. Hal tersebut dikarenakan, pengembangan literasi sains menjadi tujuan yang ingin dicapai oleh pendidikan sains itu sendiri. Beliau juga menyimpulkan bahwa setidaknya NOS memiliki tujuh aspek yang harus ada yaitu (1) Empiris Base (2) Tentative (3) Theories and Law (4) Socio Cultural Embeddednes (5) Creativity (6) Scientific Method dan (7) Subjective.
Narasumber selanjutnya adalah Resti Tri Astuti, M.Pd dengan materi prinsip pengolahan minyak jelantah menjadi sabun. Beliau memaparkan mulai dari prinsip sampai dengan cara bagaimana mengolah minyak jelantah menjadi sabun.
Narasumber selanjutnya adalah Etrie Jayanti, M.Pd. dengan materi proses saponifikasi dalam pembuatan sabun. Beliau memaparkan apa itu istilah saponifikasi dan juga teknisnya.
Selanjutnya adalah praktek dalam pembuatan sabun batangan dari limbah minyak goreng yang dibimbing oleh ibu Ravensky Yurianty Pratiwi, S.Pd, M.Si dan dilanjutkan dengan pembuatan sabun cuci piring cair yang dibimbing oleh Pandu Jati Laksono, M.Pd. yang dibantu oleh dosen prodi pendidikan kimia dan juga mahasiswa.